Sabtu, 07 Oktober 2017



Pertanyaan : Jelaskan efek samping dari salah satu obat dan bagaimana mekanisme efek samping itu bisa terjadi ?
Jawaban :
Nama obat : Histigo
Komposisi : Betahistine Mesilate
Indikasi : Vertigo perifer, pusing yang berhubungan dengan gangguan keseimbangan yang terjadi pada gangguan sirkulasi darah atau sindroma meniere.
Efek samping : Mual, Muntah, sakit kepala dan pruritus pernah dilaporakan.
Farmakologi : Betahistine Mesilate mengatur permeabilitas kapiler pada telinga bagian dalam, dengan demikian menghilangkan endolymphatic hydrops.
Mekanisme terjadi mual dan muntah :
            Mual dan muntah dapat dipicu secara langsung ataupun tidak langsung, yakni dengan cara menstimulasi 4 area yang dapat menyebabkan muntah, diantaranya : gastrointestinal tract, cereblal cortex, dan thalamus, daerah vesibular, dan chemoreseptor trigger zone (CTZ) (Becker, 2010). Reseptor neurotransmintter utama yang terkait dengan resptor muntah meliputi reseptor serotonin, neurokinin-1-reseptor, dan reseptor dopamin (Lohr, 2009).

Pertanyaan :
1. Selain betahistine mesilate obat apa yang sering digunakan sebagai pengobatan vertigo ?
2. Bagaimana mekanisme terjadinya vertigo ?

10 komentar:

  1. histigo digunakan sebagai obat apa?

    BalasHapus
  2. Menurut saya selain betahistine masilate bisa juga digunakan obat antikolinergik, antihistamin, histaminergik, angidopaminergik, benzodiazepin serta antagonis kalsium

    BalasHapus
    Balasan
    1. contoh obat dari turunan itu apa saja ya ?

      Hapus
    2. dari yang saya dapatkan obat vertigo golongan histamin yang sering dipakai antara lain dimenhidrinat, difenhidramin, meklozin, siklizin, dan prometazin

      Hapus
    3. Selain menggunakan obat sintesis juga dapat di obati vertigo dengan menggunakan obat herbal, seperti kulit manggis, daun sirsak, karena obat herbal tsb dpt membantu menyeimbangkan sistem saraf yang tidak dapat bekerja dgn baik dan normal

      Hapus
  3. hay hesty
    saya akan membantu menjawab no 2

    diperhatikan bahwa sebagian besar vertigo tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan terapi yang tepat

    mekanisme terjadinya vertigo yaitu :
    1.gangguan fungsi sistem sensorik
    interaksi antara sistem sensori visual,vestibular dan propioseptif terganggu karena adanya gangguan fungsional saraf tepi.minsalnya, hilangnya sistem vestibural unilateral enyebabkan ketidakseimbangan dua sistem vestibular dan menyebabkan vertigo rotasional.jika keadaan ini berlanjut terus ,otak terkadang dapat mengadakan kompensasinya berupa serangan vertigo yang kadang-kadang muncul dan kadang-kadang tidak.

    2.Gangguan pemprosesan sentral

    informasi yang diterima diproses/diinterpretasikan secara salah.hal ini menyebabkan kesan sensorik yang saling berkomplik yang menimbulkan vertigo.gangguan pemprosesan dapat disebabkan oleh perubahan difus seperti abnormalitas metabolik atau sirkulasi ,infeksi,trauma dan intoksikasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat yupi. Jadi Vertigo termasuk salah satu gangguan keseimbangan atau gangguan orientasi ruangan. Vertigo ditandai dengan adanya rasa berputar (dizziness), atau disebut dengan ilusi gerakan. Penderita akan melihat lingkungannya bergerak (vertigo objektif) atau merasakan dirinya yang bergerak (vertigo subjektif). Gerakan vertigo umumnya horizontal, walaupun dapat saja terjadi gerakan linier (garis lurus). Vertigo disebabkan oleh gangguan sistem otonom, seperti rasa mual, pucat, keringat dingin, muntah, perubahan denyut nadi dan tekanan darah. Namun perlu diperhatikan bahwa sebagian besar vertigo tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan terapi yang tepat.

      Hapus
  4. nmr 2

    sistem sensorik
    interaksi antara sistem sensori visual,vestibular dan propioseptif terganggu karena adanya gangguan fungsional saraf tepi.minsalnya, hilangnya sistem vestibural unilateral enyebabkan ketidakseimbangan dua sistem vestibular dan menyebabkan vertigo rotasional.jika keadaan ini berlanjut terus ,otak terkadang dapat mengadakan kompensasinya berupa serangan vertigo yang kadang-kadang muncul dan kadang-kadang tidak.

    2.Gangguan pemprosesan sentral

    informasi yang diterima diproses/diinterpretasikan secara salah.hal ini menyebabkan kesan sensorik yang saling berkomplik yang menimbulkan vertigo.gangguan pemprosesan dapat disebabkan oleh perubahan difus seperti abnormalitas metabolik atau sirkulasi ,infeksi,trauma dan intoksikasi.

    BalasHapus
  5. 1. obat untuk mengobati vertigo
    Prochlorperazine. Obat ini akan memblokir pengaruh dopamin sehingga membantu meredakan mual dan muntah yang parah akibat vertigo. Efek sampingnya meliputi tremor (gemetar), gerakan tubuh atau wajah yang tidak terkendali, serta rasa kantuk.
    Antihistamin yang berfungsi menghalangi pengaruh senyawa histamin. Obat ini dapat digunakan untuk meredakan mual, muntah, serta gejala vertigo yang lebih ringan. Jenis antihistamin yang biasanya akan diberikan dokter adalah cinnarizine, cyclizine, dan promethazine theoclate. Selain kantuk, obat ini juga mungkin akan menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan sakit perut.

    BalasHapus
  6. Mekanisme terjadinya vertigo

    1. Gangguan fungsi sistem sensorik.

    Interaksi antara sistem sensori visual, vestibular dan propioseptif terganggu karena adanya gangguan fungsional saraf tepi. Misalnya, hilangnya sistem vestibular unilateral menyebabkan ketidakseimbangan dua sistem vestibular dan menyebabkan vertigo rotasional. Jika keadaan ini berlanjut terus, otak terkadang dapat mengadakan kompensasi sehingga manifestasinya berupa serangan vertigo yang kadang-kadang muncul dan kadang-kadang tidak.

    2. Gangguan pemrosesan sentral

    Informasi yang diterima diproses/diinterpretasikan secara salah. Hal ini menyebabkan kesan sensorik yang saling berkonflik dan menimbulkan vertigo. Gangguan pemrosesan dapat disebabkan oleh perubahan difus seperti abnormalitas metabolik atau sirkulasi, infeksi, trauma, dan intoksikasi.

    BalasHapus